*

reactora.net,Berbakti kepada detik orang başı adalah sebuah kewajiban. Sebaliknya, mendurhakainya adalah perbuatan dosa apa amat dikecam dalam Islam. Allah SWT menegaskan dalam banyak ayat-ayat-Nya circa kewajiban berbakti pada senin orang tua. Berikut ayat-ayat sekitar kewajiban kepada setiap orang tua:

1. QS al-Isra’ : 23

وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعۡبُدُوۤا۟ إِلَّاۤ إِیَّاهُ وَبِٱلۡوَ ٰ⁠لِدَیۡنِ إِحۡسَـٰنًاۚ إِمَّا یَبۡلُغَنَّ عِندَكَ ٱلۡكِبَرَ أَحَدُهُمَاۤ أَوۡ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُل لَّهُمَاۤ أُفࣲّ وَلَا تَنۡهَرۡهُمَا وَقُل لَّهُمَا قَوۡلࣰا كَرِیمࣰا




Anda sedang menonton: Berbuat baiklah kepada kedua orang tua dan janganlah kita berbuat

"Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan memuja selain itu dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika deviasi seorang middle keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali tidak engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan apa baik."

2. QS an-Nisa’ : 36

وَٱعۡبُدُوا۟ ٱللَّهَ وَلَا تُشۡرِكُوا۟ بِهِۦ شَیۡـࣰٔاۖ وَبِٱلۡوَ ٰ⁠لِدَیۡنِ إِحۡسَـٰنࣰا وَبِذِی ٱلۡقُرۡبَىٰ وَٱلۡیَتَـٰمَىٰ وَٱلۡمَسَـٰكِینِ وَٱلۡجَارِ ذِی ٱلۡقُرۡبَىٰ وَٱلۡجَارِ ٱلۡجُنُبِ وَٱلصَّاحِبِ بِٱلۡجَنۢبِ وَٱبۡنِ ٱلسَّبِیلِ وَمَا مَلَكَتۡ أَیۡمَـٰنُكُمۡۗ إِنَّ ٱللَّهَ لَا یُحِبُّ مَن كَانَ مُخۡتَالࣰا فَخُورًا

"Dan sembahlah Allah dan jangan lakukan itu kamu mempersekutukan-Nya menjangkau sesuatu what pun. Dan berbuat-baiklah kepada senin orang tua, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga berdekatan dan tetangga jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahaya yang kamu miliki. Sungguh, Allah noel menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri."

3. QS Luqman : 14

وَوَصَّیۡنَا ٱلۡإِنسَـٰنَ بِوَ ٰ⁠لِدَیۡهِ حَمَلَتۡهُ أُمُّهُۥ وَهۡنًا عَلَىٰ وَهۡنࣲ وَفِصَـٰلُهُۥ فِی عَامَیۡنِ أَنِ ٱشۡكُرۡ لِی وَلِوَ ٰ⁠لِدَیۡكَ إِلَیَّ ٱلۡمَصِیرُ


"Dan kami perintahkan kepada human (agar berbuat baik) kepada detik orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya batin usia dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada Aku kembalimu."

4. QS Luqman : 15

وَان جَـٰهَدَاكَ عَلَىٰۤ أَن تُشۡرِكَ بِی مَا لَیۡسَ لَكَ بِهِۦ عِلۡمࣱ فَلَا تُطِعۡهُمَاۖ وَصَاحِبۡهُمَا فِی ٱلدُّنۡیَا مَعۡرُوفࣰاۖ وَٱتَّبِعۡ سَبِیلَ مَنۡ أَنَابَ إِلَیَّۚ ثُمَّ إِلَیَّ مَرۡجِعُكُمۡ فَأُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمۡ تَعۡمَلُونَ

"Dan jika keduanya memaksamu karena mempersekutukan Aku mencapai sesuatu apa engkau noël mempunyai ilmu circa itu, maka bukan engkau menaati keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan setiap orang yang back kepada-Ku. Kemudian hanya kepada-Ku tempat kembalimu, maka ini adalah Aku beritahukan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan."

5. QS al-An’am : 151

قُلۡ تَعَالَوۡا۟ أَتۡلُ مَا حَرَّمَ رَبُّكُمۡ عَلَیۡكُمۡۖ أَلَّا تُشۡرِكُوا۟ بِهِۦ شَیۡـࣰٔاۖ وَبِٱلۡوَ ٰ⁠لِدَیۡنِ إِحۡسَـٰنࣰاۖ وَلَا تَقۡتُلُوۤا۟ أَوۡلَـٰدَكُم مِّنۡ إِمۡلَـٰقࣲ نَّحۡنُ نَرۡزُقُكُمۡ وَإِیَّاهُمۡۖ وَلَا تَقۡرَبُوا۟ ٱلۡفَوَ ٰ⁠حِشَ مَا ظَهَرَ مِنۡهَا وَمَا بَطَنَۖ وَلَا تَقۡتُلُوا۟ ٱلنَّفۡسَ ٱلَّتِی حَرَّمَ ٱللَّهُ إِلَّا بِٱلۡحَقِّۚ ذَ ٰ⁠لِكُمۡ وَصَّىٰكُم بِهِۦ لَعَلَّكُمۡ تَعۡقِلُونَ

"Katakanlah (Muhammad), “Marilah aku bacakan what yang diharamkan tuhan kepadamu. Jangan mempersekutukan-Nya dengan maafkan saya pun, berbuat baik kepada ibu bapak, janganlah killing anak-anakmu karena miskin.

Lihat lainnya: Silsilah Nabi Muhammad Saw Dari Pihak Ibu, Haouse Of Peace

Kamilah yang memberi rezeki kepadamu dan kepada mereka; tidak kamu mendekati perbuatan apa keji, baik apa terlihat ataupun apa tersembunyi, janganlah kamu membunuh orang yang diharamkan Allah kecuali menjangkau alasan apa benar.

Demikianlah dia memerintahkan kepadamu agar kamu mengerti." Itulah ayat-ayat yang menjadi dalil ini adalah kewajiban berbakti kepada senin orang tua. <>