Meski dapat meredakan mual, konsumsi jahe bagi medang hamil noel boleh dijadwalkan agar noël menimbulkan berefek samping. Apa saja bahaya yang harus diwaspadai?

*

Jahe dikenal seperti bumbu dapur yang punya kawanan manfaat bagi kesehatan. Jahe bermanfaat meredakan kram perut saat menstruasi, meningkatkan aset kekebalan tubuh, hingga curam fungsi otak.

Anda sedang menonton: Bolehkah ibu hamil minum jahe

Tidak hanya itu, jahe kerap disarankan buat dikonsumsi feminin hamil, terutama di atas trimester pertama. Pemfitnahan penelitian demo bahwa jahe dapat membantu mengatasi keluhan mual dan muntah. Bahkan, jahe dinilai lebih efektif dibanding plasebo.

Selain mengatasi mual dan muntah, wanita hamil disarankan mengonsumsi jahe buat membantu menurunkan kadar kolesterol. Sebagai diketahui, wanita berisiko pribadi kadar kolesterol apa tinggi saat sedang hamil.

Kendati bermanfaat, konsumsi jahe dengan dosis yang noël tepat bisa menimbulkan bahaya untuk kesehatan ibu hamil dan janin, lho. Berikut bahaya jahe untuk ibu hamil apa harus diwaspadai.

Artikel Lainnya: Awas, efek Samping Jahe bisa ~ Berakibat Buruk pada kondisi Ini


1 dari 3 halaman

1. Rasa Terbakar di Lambung


*

Ibu hamil Mengalami rasanya Terbakar di Lambung
Mengonsumsi jahe secara penuh sesak dapat untuk membuat asam lambung meningkat. Dampaknya, ibu enim lebih menyudahi merasakan munculnya mengeluh rasa terbakar di lambung.

2. Pusing

Konsumsi jahe saat hamil dapat memicu keluhan pusing. Pusing ini dapat terjadi jika jahe dikonsumsi secara berlebihan, terutama jika dikonsumsi sebelum makan.

3. Diare

Konsumsi jahe penuh sesak saat hamil juga dapat memicu intervensi pencernaan. Perambahan pencernaan yang dapat terjadi adalah peningkatan jumlah frekuensi sampah air terlalu tinggi dan memicu terjadinya diare.

Artikel Lainnya: Ini Bedanya manfaatnya Jahe Merah, Jahe Putih, dan Jahe Emprit


2 dari 3 halaman

4. Keguguran


*

Ibu hamil Mengalami Keguguran
Mengonsumsi jahe secara berlebihan dapat memicu perdarahan sehingga berisiko menyebabkan keguguran. Selain itu, jahe juga berisiko efek kondisi janin di dalam kandungan.

Beberapa penelitian melaporkan kejadian bayi lahir dengan bobot badan rendah, terjejas cacat, kelewat hingga meninggal batin kandungan acibe konsumsi jahe saat hamil.

5. Dehidrasi

Menurut penelitian, konsumsi jahe apa berlebihan dapat disebabkan dehidrasi. Buat menghindari dehidrasi, ibu hamil dapat mengonsumsi cairan atau air putih dalam jumlah cukup.

6. Reaksi Alergi

Konsumsi jahe secara berlebihan also dapat memicu respon alergi di ~ wanita hamil. Jika mengalami alergi, segera periksa nanti dokter buat mendapatkan menangani dan perawatan yang tepat.

Ada banyak hal yang perlu diperhatikan sebelum mengonsumsi jahe saat hamil. Penyimpangan satu yang harus diperhatikan adalah dosis konsumsi jahe.

Ibu hamil boleh mengonsumsi jahe menjangkau dosis tentang 1.000-1.500 mg per hari. Dosis tersebut mungkin dibagi setelah dalam 2 hingga 4 kali konsumsi.

Artikel Lainnya: Khasiat Jahe apa Jarang Diketahui

Anda also perlu memerhatikan types jahe apa dikonsumsi. Tradisional jahe di dalam bentuk permen luaran dosis yang lebih tinggi sehingga dari mereka perlu berhati-hati.

Apabila berwewenang lebih aman, konsumsilah jahe secara alami. Misalnya, medang dapat mengonsumsi waiting rebusan atau teh jahe.

Tidak disarankan mengonsumsi jahe apabila ibu memiliki riwayat keguguran, mengalami perdarahan vagina, mengalami gangguan pembekuan darah, beruang diabetes, atau memiliki masalah jantung.


Baca Juga


Apabila anda memiliki salah satu kapak di atas, sebaiknya konsultasi terlebih sebelum dengan dokter silam mengonsumsi jahe.

Lihat lainnya: Cara Download Video Youtube Gratis, Tanpa Aplikasi Dengan Banyak Pilihan Resolusi

Ketahui informasi kesehatan dan kehamilan lainnya dengan membaca item di aplikasi reactora.net.