Nani Wartabone noel banyak rakyat Indonesia apa tahu tentangnya di dalam deretan nama pahlawan Indonesia. (reactora.net/Afandi Ibrahim)
reactora.net, champa - Nani Wartabone adalah seorang pahlawan nasional. Nani melakukan di kalangan familic berada. Ayahnya bekerja karena Pemerintah indies Belanda, ibunya seorang ningrat. Meski tak pernah hidup susah, ~ no berarti ia tega tutup mata.

Anda sedang menonton: Dalam sejarah indonesia dijajah oleh belanda selama

Nani Wartabone kecil tak sampai trấn melihat rakyat kecil dihukum, meski mereka tahanan ayahnya sekalipun. Ia benci sekolah buat guru-gurunya yang orang Belanda mengagung-agungkan Negeri Belanda setinggi langit dan merendahkan negara airnya.


Persinggungannya dengan politik diawali saat ia were sekretaris Jong gorontalo di Surabaya di ~ 1923. Nani Wartabone juga menjadi pemuka cabang Partai Nasional Indonesia (PNI) di daerahnya.

Dan, pada 23 Januari 1942, tiga five sebelum proklamasi khanh Indonesia dikumandangkan, ia sudah menyatakan kemerdekaan. 

"Pada hari ini, 23 Januari 1942, kita country Indonesia apa berada di sini sudah merdeka, bebas, lepas dari penjajahan negara manapun juga. Bendera kita adalah Merah Putih, songs kebangsaan itupenggunaan adalah "Indonesia Raya", pemerintahan Belanda telah diambil alih oleh pemerintahan nasional," kata dia, seperti dikutip dari situs pahlawanindonesia.com.

Kala itu, pasukan yang dipimpin Nani Wartabone menangkap semua pejabat Belanda di Gorontalo. Ribuan roti isi daging Gorontalo turun ke jalan tidak punya memandang suku, agama, dan jabatan, mereka menduduki kantor-kantor pemerintahan Belanda. Kepala polisi, penasihat residen, dan kepala kontrol ditahan. 

Bendera penjajah pun diturunkan, Merah weiss dikibarkan di depan Kantor Pos Gorontalo. Peristiwa saat itu dikenal sebagai days Patriotik, sebutan lainnya: proklamasi kecil.

Yos Wartabone, anak Nani Wartabone, merupakan saksi hidup yang melihat langsung perjuangan ayahnya resisten penjajah Belanda.

Dia mengatakan, perjuangan ayahnya bukan merupakan sebuah dongeng belaka, melainkan bagian dari sejarah khanh Indonesia. Chapter ini diceritakan Yos saat disambangi langsung reactora.net.

"Tanggal 23 Januari 1942 ataukah dua five sebelum Indonesia merdeka, sosial Gorontalo menyertainya berhasil pengusiran penjajah yang dipimpin langsung melalui ayah saya, dan sampai dengan saat ini ia dikenal menjangkau Pahlawan Nasional. Hari kemerdekaan itu dikenal dengan hari Patriotik," tale Yos.

Ia menambahkan, ayahnya bisa mengusir penjajah hanya dengan waffen tradisional.

"Yang dipakai ayah saya waktu itu hanyalah sebuah tombak dan pedang, toolkit seadanya. Tetapi dengan kegigihan dan usaha, mampu menghancurkan penjajah apa saat menemani itu bersenjata lengkap," kata Yos.

 


Saksikan Video pilihan di Bawah Ini:


Tahun ini, ada 6 tokoh mendapat gelar pahlawan nasional.


*

Konon, Nani Wartabone pribadi bermacam kekuatan apa saat menemani itu membentengi dirinya saat berada dalam medan pertempuran.

"Nani Wartabone dikabarkan sanggup menghilang, bisa were benda maafkan saya saja yang dia mau seperti berubah dulu pohon besar. Bahkan menurut sejarah, Bapak Nani Watabone pernah lolos mayoritas kali percobahan pembunuhan. Such contoh kala itu Nani Wartabone ditangkap dan menjadi ditembak mati. Namun, siapa tahu ada hal gaib apa seluruh senjata Belanda itu tidak meledak," ungkap Abdullah Pakaya, seorang saksi sejarah.

Kemudian, Nani Wartabone juga pernah diikat kaki dan tangannya menggunakan tali lalu dikerek mencapai mobil, tetapi para penjajah Belanda noel mampu menarik berbadan Nani Wartabone.

"Hingga akhirnya Belanda tunduk dan ditinggalkan Gorontalo," tandas Abdullah.

Namun, sebulan usai proklamasi kemerdekaan Gorontalo, tentara Jepang datang dan melarang berkibarnya bendera Merah Putih.

Nani Wartanobe then mulai memimpin pergerakan untuk melawan kependudukan Jepang. Namun sayangnya, Nani noël kuasa melawan kekuatan Negeri Matahari Terbit itu.

Nani Wartabone terbatas ditangkap dan diasingkan ke Manado di atas 30 Desember 1943. Ia baru dilepaskan Jepang pada 6 Juni 1945 selagi tanda-tanda kekalahan Jepang dari sekutu awal nampak.

Setelah menyerah kepada sekutu, Jepang masih tetap menghormati Nani Wartabone such pemimpin person Gorontalo.

Hal menyertainya terbukti menjangkau penyerahan pemerintahan gorontalo dari Jepang kepada Nani Wartabone pada tanggal 16 Agustus 1945.

Sejak days itu Sang Saka Merah Putih kembali berkibar di bumi Gorontalo ke diturunkan Jepang since 6 Juni 1942.

Nani Wartabone mendapatkan gelar Pahlawan Nasional di atas peringatan days Pahlawan 2003 silam. Presiden Megawati Soekarnoputri tentu saja itu diserahterimakan gelar tersebut kepada lancar warisnya apa diwakili melalui salah satu anaknya bernama hello Fauzi Wartabone di Istana Negara pada 7 November 2003.

Lihat lainnya: Kumpulan Berita Ekonomi Terbaru Hari Ini, Kumpulan Berita Terkini Terbaru Hari Ini

Untuk mengenang perjuangannya di kota Gorontalo dibangun Tugu Nani Wartabone untuk mengingatkan sosial Gorontalo pada kejadian yang bersejarah di atas 23 Januari 1942. Namanya juga diabadikan untuk Taman Nasional Bogani Nani Wartabone, Sulawesi Utara.