“Ya Allah sebenarnya aku perlindungan kepada-Mu dari hilangnya nikmat, dari azab yang datang tiba-tiba, berubahnya keselamatan apa diberikan oleh-Mu dan dari setiap orang kemurkaan-Mu. ” (HR. Muslim).




Anda sedang menonton: Kisah cinta para nabi yang mengharukan

Salam Persaudaraan world dan Akhirat.
*

*



Lihat lainnya: Daftar Disini Sekolah Paket C Jakarta Timur Hub 0812 9449 6174

1. Ali bin Abi Thalib dan Fatimah Az-ZahraCinta Ali dan Fatimah heran indah, terjaga kerahasiaanya batin sikap, ekspresi, dan kata, hingga finite Allah menyatukan mereka di dalam suatu pernikahan. Ia mengatakan saking rahasianya, setan saja noel tahu menahu soal cinta tengah mereka. Subhanallah.Ali terpesona di ~ Fatimah dari lama, disebabkan melalui kesantunan, ibadah, kecekatan kerja, dan paras putri kesayangan Rasulullah Saw. Itu. Ia pernah tertohok dua kali saat Abu Bakar dan Umar ibn Khattab melamar Fatimah sementara dirinya belum siap untuk melakukannya. Namun kesabarannya berbuah manis,lamaran detik orang sahabat apa tak diragukan lainnya kesholehannya tersebut ternyata dibubarkan Rasulullah Saw. Didefinisikan Ali memberanikan diri. Dan ternyata lamarannya kepada Fatimah yang hanya bermodal baju besi diterima.Di sisi lain, Fatimah ternyata telah memendam cintanya kepada Ali darimana lama. Dalam suatu riwayat dikisahkan bahwa suatu days setelah senin menikah, Fatimah berkata kepada Ali: “Maafkan aku, untuk sebelum menikah denganmu. Aku pernah satu kali merasakan memukul cinta di atas seorang pemuda dan aku ingin nikah dengannya”. Ali pun meminta mengapa ia dengan tegas mau nikah dengannya, dan apakah Fatimah menyesal menikah dengannya. Sambil tersenyum Fathimah menjawab, “Pemuda akun itu adalah dirimu”2. Umar bin Abdul AzizUmar bin Abdul Aziz, khalifah termasyhur di dalam Bani Umayyah, suatu kali slam cinta di ~ seorang gadis, namun istrinya, Fatimah binti Abdul Malik tak pernah mengizinkannya nikah lagi. Suatu saat dikisahkan bahwa Umar mengalami sakit sebenarnya kelelahan di dalam mengatur urusan pemerintahan. Fatimah pun datang membawa kejutan untuk menghibur suaminya. Ia diberikan gadis apa telah lama tercinta Umar, begitu pun si gadis mencintai Umar. Namun Umar malah berkata: "Tidak! Ini noël boleh terjadi. Saya benar-benar noel merubah diri saya kalau saya kembali kepada world perasaan semacam itu,"Umar memenangkan cinta apa lain, untuk memang ada cinta di ~ cinta. Terbatas ia menikahkan gadis itu menjangkau pemuda lain. Noel ada dicintai yang sekarat di sini. Karena sebelum ditinggalkan rumah Umar, gadis akun itu bertanya, "Umar, dulu kamu pernah mencintaiku. Tapi kemanakah kekasih itu sekarang?" Umar itimalaysia haru, tapi ia kemudian menjawab, "Cinta menyertainya masih firmicutes ada, juga kini rasa lebih dalam!"3. Abdurrahman ibn Abu BakarAbdurrahman bin Abu Bakar Ash Shiddiq dan istrinya, Atika, amat saling mencintai satu sama lain sehingga Abu Bakar dirasa khawatir dan pada akhirnya meminta Abdurrahman menceraikan istrinya karena takut cinta mereka dikutuk melalaikan dari jihad dan ibadah. Abdurrahman pun menuruti perintah ayahnya, meski cintanya di ~ sang istri begitu besar.Namun kala Abdurrahman tak pernah bisa melupakan istrinya. Berhari-hari ia larut dalam kekacauan meski ia telah berusaha sebagai mungkin untuk tegar. Perasaan Abdurrahman akun itu pun melahirkan syair cinta cantik sepanjang masa:Demi Allah, tidaklah aku melupakanmuWalau mentari tak terbit meninggiDan tidaklah terurai air mata merpati ituKecuali berbagi hatiTak pernah kudapati setiap orang sepertikuMenceraikan orang sebagai diaDan tidaklah orang seperti dia dithalaq untuk dosanyaDia berakhlaq mulia, beragama, dan bernabikan MuhammadBerbudi karakter tinggi, bersifat pemalu dan halus tutur katanyaAkhirnya trần sang ayah pun luluh. Mereka diizinkan untuk rujuk kembali. Abdurrahman pun membuktikan bahwa cintanya penasaran dan takjin mengorbankan ibadah dan jihadnya di cara Allah. Terbukti ia syahid tak berapa banyak lama kemudian.4. Rasulullah Saw. Dan Khadijah binti KhuwailidTeladan dalam saga cinta terbaik tentu saja datang dari insan keunggulan sepanjang masa: Rasulullah Saw. Cintanya kepada Khadijah tetap selama-lamanya walaupun Khadijah telah meninggal. Alkisah ternyata Rasulullah telah memendam cintanya di ~ Khadijah silam mereka menikah. Saat sahabat Khadijah, Nafisah binti Muniyah, menanyakan kesedian Nabi Saw. Untuk menikahi Khadijah, maka Beliau menjawab: “Bagaimana caranya?” Ya, seolah-olah Beliau memang telah menantikannya sejak lama.Setahun usai Khadijah meninggal, ada seorang banci shahabiyah apa menemui Rasulullah Saw. Banci ini bertanya, "Ya Rasulullah, kenapa engkau tidak menikah? Engkau memiliki 9 familic dan harus menjalankan seruan besar."Sambil menangis Rasulullah experienced menjawab, "Masih adakah rakyat lain nanti Khadijah?"Kalau saja Allah noel memerintahkan Muhammad Saw untuk menikah, maka pastilah Beliau noël akan menikah karena selama-lamanya. Nabi Muhammad Saw menikah dengan Khadijah layaknya para lelaki. Sedangkan pernikahan-pernikahan setelah itu hanya untuk tuntutan treatise Nabi Saw, Beliau tidak pernah dapat melupakan istri Beliau ini walaupun ke 14 lima Khadijah meninggal.Masih banyak lagi bukti-bukti kekasih dahsyat nan hebatnya islami Rasulullah Saw. Kepada Khadijah. Subhanallah.5. Rasulullah Saw. Dan AisyahJika Rasulullah SAW diminta siapa istri yang most dicintainya, Rasul menjawab, ”Aisyah”. Tapi selagi ditanya sekitar cintanya pada Khadijah, beliau menjawab, “cinta itu Allah karuniakan kepadaku”. Dicintai Rasulullah pada keduanya berbeda, tapi keduanya terjejas dari satu yang sama: pesona kematangan.Pesona Khadijah adalah pesona kematangan jiwa. Pesona ini melahirkan tercinta sejati apa Allah pengajuan kepada jiwa Nabi Saw. Tercinta ini pula apa masih menyertai nama Khadijah tatkala nama belakang tersebut disebut-sebut setelah Khadijah tiada, sehingga Aisyah cemburu padanya.Sedangkan Aisyah adalah gabungan dari pesona kecantikan, kecerdasan, dan kematangan dini. Ummu Salamah berkata, “Rasul noël dapat menahan diri jika bertemu dengan Aisyah.”Banyak kisah-kisah romantis apa menghiasi kehidupan Nabi Muhammad dan istrinya, Aisyah. Rasul pernah berlomba gyeongju dengan Aisyah. Rasul pernah bermanja diri kepada Aisyah. Rasul panggilan telepon Aisyah dengan call kesayangan ‘Humaira’. Rasul pernah disisirkan rambutnya, dan masih kawanan lagi kisah serupa kyung romantika suami-istri.6. Thalhah ibn ‘UbaidillahBerikut ini kutipan kematian Thalhah ibn ‘Ubaidillah.Satu hari ia berbincang dengan ‘Aisyah, isteri sang Nabi, yang masih terhitung sepupunya. Rasulullah datang, dan permukaanbutuh beliau pias tak suka. Dengan isyarat, beliau Shallallaahu ‘Alaihi wa Sallam persyaratan ‘Aisyah masuk usai dalam bilik. Permukaanbutuh Thalhah memerah. Ia undur diri together gumam batin hati, “Beliau melarangku bicara dengan ‘Aisyah. Tunggu saja, jika beliau telah diwafatkan Allah, takjin kubiarkan rakyat lain mendahuluiku melamar ‘Aisyah.”Satu saat dibisikannya maksud itu di atas seorang kawan, “Ya, ini adalah kunikahi ‘Aisyah jika Nabi telah wafat.”Gumam trấn dan ucapan Thalhah ditusuk wahyu. Allah menurunkan firmanNya kepada Sang Nabi batin ayat kelimapuluhtiga suratnya Al Ahzab, “Dan apabila kalian meminta suatu hajat kepada isteri Nabi itu, maka mintalah di atas mereka dari menggoreng hijab. Demikian menyertainya lebih penasaran bagi trần kalian dan trấn mereka. Kita tiada boleh menyakiti Rasulullah dan noël boleh menikahi isteri-isterinya sesudah wafatnya selama-lamanya.”Ketika ayat menyertainya dibacakan padanya, Thalhah menangis. Ia lalu memerdekakan budaknya, menyumbangkan kesepuluh untanya untuk jalan Allah, dan menunaikan haji mencapai berjalan kaki sebagai taubat dari ucapannya. Kelak, dengan tegas dengan sepenuhnya cinta dinamainya putri kecil yang disayanginya dengan asma ‘Aisyah. ‘Aisyah binti Thalhah. Banci jelita yang kelak dulu permata zamannya dengan kecantikan, kecerdasan, dan kecemerlangannya. Persis seperti ‘Aisyah binti Abi Bakr apa pernah tercinta Thalhah.Subhanallah.7. Kisah cinta yang membawa surgaAl-Mubarrid suku dari Abu Kamil dari Ishaq bin Ibrahim dari Raja" bin Amr An-Nakha"i, ia berkata, "Adalah di Kufah, terdapat pemuda tampan, dialah sangat rajin dan taat. Suatu times dia berkunjung ke kampung dari Bani An-Nakha".Dia melihat seorang wanita viip dari mereka sehingga dia bang cinta dan kasmaran. Dan ternyata cintanya diatas si wanita viip tak bertepuk sebelah tangan.Karena sudah bang cinta, akhirnya pemuda menyertainya mengutus seseorang untuk melamar gadis tersebut. Tetapi si ayah mengabarkan bahwa putrinya telah dojodohkan mencapai sepupunya. Walau demikian, cinta keduanya tak bisa padam bahkan semakin berkobar. Si wanita akhirnya mengirim berita lewat seseorang buat si pemuda, bunyinya, "Aku telah untuk mengetahui betapa geram cintamu kepadaku, dan betapa terlalu tinggi pula aku diuji mencapai kamu. Bila kamu setuju, aku become mengunjungimu atau aku ini adalah mempermudah jalan bagimu untuk datang menemuiku di rumahku."Dijawab malalui pemuda tadi melalui orang suruhannya, "Aku noël setuju menjangkau dua alternatif itu, sebetulnya aku merasa undg bila aku berbuat maksiat di ~ Rabbku become adzab yang akan menimpaku pada days yang besar. Aku undang pada api yang tidak pernah mengecil nyalanya dan noël pernah mati kobaranya."Ketika disampaikan berita tadi kepada si wanita, dia berkata, "Walau demikian, rupanya dialah masih tidak kepada Allah? Demi Allah, tak ada seseorang apa lebih berhak untuk bertaqwa kepada Allah dari setiap orang lain. Setiap orang hamba sama-sama berhak buat itu." kemudian dia ditinggalkan urusan world dan menyingkirkan perbuatan-perbuatan buruknya serta awal beribadah mendekatkan diri kepada Allah. Become tetapi, dia masih menyimpan perasaan cinta dan rindu pada sang pemuda. Tubuhnya mulailah kurus karena menahan rindunya, sampai akhirnya dia meninggal world karenanya. Dan pemuda itu seringkali berziarah nanti kuburnya, dia menangis dan mendo"akanya. Suatu waktu dia tertidur di atas kuburannya. Dia bermimpi berjumpa dengan kekasihnya mencapai penampilan apa sangat baik. Dalam mimpi dia sempat bertanya, "Bagaimana keadaanmu? Dan apa yang kau dapatkan usai meninggal?"Dia menjawab, "Sebaik-baik cinta wahai orang yang bertanya, adalah cintamu. Sebuah cinta yang dapat mengiring menuju kebaikan."Pemuda menemani itu bertanya, "Jika demikian, kemanakah kau menuju?" itu jawab, "Aku muncul menuju pada kenikmatan dan kehidupan apa tak berakhir. Di surga kekekalan apa dapat kumiliki dan noël akan pernah rusak."Pemuda menemani itu berkata, "Aku harap kau selalu pikiran padaku di sana, sebab aku di sini juga tidak melupakanmu." dialah jawab, "Demi Allah, aku juga tidak melupakanmu. Dan aku meminta kepada Tuhanku dan Tuhanmu (Allah SWT) agar kita pada saat kemudian bisa dikumpulkan. Maka, bantulah aku di dalam hal ini menjangkau kesungguhanmu di dalam ibadah."Si pemuda bertanya, "Kapan aku sanggup melihatmu?" Jawab si wanita: "Tak lama lagi kau become datang melihat kami." Tujuh days setelah mimpi menyertainya berlalu, si pemuda dipanggil melalui Allah judul kehadiratNya, meninggal dunia.Hmm, sebuah kematian cinta yang agung menjangkau berdasarkan janji pertemuan di surga. Luar biasa. AllahuAkbar.8. Ummu Sulaim dan Abu ThalhahUmmu Sulaim merupakan janda dari Malik bin Nadhir. Abu Thalhah yang memendam rasa cinta dan kagum didefinisikan memutuskan untuk menikahi Ummu Sulaim tanpa crowd pertimbangan. Namun di luar dugaan, menjawab Ummu Sulaim making lidahnya dulu kelu dan rasa kecewanya begitu menyesakkan dada, meski Ummu Sulaim berkata dengan kesopanan dan rasanya hormat,"Sesungguhnya saya tidak pantas menolak rakyat yang such engkau, wahai Abu Thalhah. Just sayang engkau seorang kafir dan saya seorang muslimah. Maka tak benar bagiku menikah denganmu. Coba anda tebak what keinginan saya?""Engkau menginginkan dinar dan kenikmatan," kata Abu Thalhah."Sedikitpun saya noel menginginkan dinar dan kenikmatan. Apa saya inginkan just engkau langsung memeluk keagamaan Islam," tukas Ummu Sualim tandas."Tetapi saya noel mengerti siapa apa akan were pembimbingku?" bertanya Abu Thalhah."Tentu saja pembimbingmu adalah Rasululah sendiri," tegas Ummu Sulaim.Maka Abu Thalhah pun bergegas tretan menjumpai Rasulullah Saw. Apa mana saat itu markas besar duduk bersama para sahabatnya. Lanskap kedatangan Abu Thalhah, Rasulullah Saw. Berseru, "Abu Thalhah telah mendatangi kepada kalian, dan cahaya Islam tampak pada kedua ball matanya."Ketulusan trấn Ummu Sulaim benar-benar terasa mengharukan relung-relung hati Abu Thalhah. Ummu Sulaim hanya akan mau dinikahi dengan keislamannya tidak punya sedikitpun tegiur melalui kenikmatan yang dia janjikan. Feminin mana lagi yang lebih pantas were istri dan medang asuh anak-anaknya selain Ummu Sulaim? Hingga tanpa terasa di hadapan Rasulullah Saw. Lisan Abu Thalhah damp mengulang-ulang kalimat, "Saya mengikuti ajaran Anda, wahai Rasulullah. Saya bersaksi, bahwa noël ada ilah apa berhak diibadahi kecuali Allah andi bersaksi bahwa Muhammad adalah utusanNya."Menikahlah Ummu Sulaim menjangkau Abu Thalhah, sedangkan maharnya adalah keislaman suaminya. Hingga Tsabit –seorang perawi hadits- meriwayatkan dari Anas, "Sama begitu banyak, begitu banyak aku belum pernah mendengarkan seorang wanita yang maharnya lebih mulia dari Ummu Sulaim, yaitu keislaman suaminya." terdekat mereka menjalani kehidupan rumah tangga yang damai dan sejahtera di dalam naungan cahaya Islam.9. Saga seorang pemuda yang menemukan apelAlkisah ada seorang pemuda apa ingin pergi menuntut ilmu. Di tengah bepergian dia haus dan berhenti sebentar di sungai apa airnya jernih. Itu langsung mengabadikan air dan meminumnya. Tak berapa lama then dia lanskap ada sebuah apel yang terbawa arus sungai, dialah pun mengambilnya dan secepatnya memakannya. Setelah dia memakan segigit apel itu dialah segera berkata "Astagfirullah"Dia merasa bersalah karena telah memakan apel milik orang lain tidak punya meminta izin terlebih dahulu. "Apel ini pasti punya pemiliknya, lancang terlalu banyak aku sudah memakannya. Aku harus menemui pemiliknya dan tebus kesalahan apel ini".Akhirnya itu menunda perjalanannya adjuvan ilmu dan tretan menemui sang pemilik apel dengan dibawah bantaran sungai karena sampai kerumah pemilik apel. Tak lama kemudian dia sudah sampai usai rumah pemilik apel. Itu melihat kebun apel apa apelnya tertanam dengan lebat."Assalamualaikum....""Waalaikumsalam wr.wb.". Jawab seorang lelaki tua dari batin rumahnya.Pemuda menyertainya dipersilahkan duduk dan dialah pun segera mengatakan segala sesuatunya tidak punya ada apa ditambahi dan dikurangi. Bahwa itu telah lancang memakan apel apa terbawa arus sungai."Berapa harus kutebus harga apel ini agar kau ridha apel ini aku makan pak tua". Bertanya pemuda itu.Lalu pak basi itu menjawab. "Tak usah kau bayar apel itu, tapi kau harus bekerja di kebunku selama 3 lima tanpa dibayar, apakah kau mau?"Pemuda menyertainya tampak berfikir, karena untuk segigit apel dia harus membayar dengan bekerja dalam bapak itu selama tiga five dan itupun tidak punya digaji, tapi just itu satu-satunya peluang yang harus diambilnya agar bapak menyertainya ridha apelnya ia makan."Baiklah pak, saya mau."Alhasil pemuda itu bekerja di kebun sang pemilik apel tanpa dibayar. Aku berganti hari, minggu, moon dan lima pun berlalu. Tak terasa sudah tiga five dia bekerja dikebun itu. Dan aku terakhir itu ingin pamit kepada pemilik kebun."Pak tua, sekarang waktuku bekerja di tempatmu siap berakhir, apakah muncul kau ridha kalau apelmu cantik aku makan?"Pak tua itu tetap sejenak. "Belum."Pemuda menemani itu terhenyak. "Kenapa pak tua, bukankah aku cantik bekerja selama tiga tahun di kebunmu.""Ya, tapi aku tetap noël ridha jika kau belum melakukan satu permintaanku lagi.""Apa menemani itu pak tua?""Kau harus menikahi putriku, apakah kau mau?""Ya, aku mau." jawab pemuda itu.Bapak tua itu mengatakan lebih lanjut. "Tapi, putriku buta, tuli, bisu dan lumpuh, apakah kau mau?"Pemuda itu tampak berfikir, bagaimana tidak...dia ini adalah menikahi gadis yang noël pernah dikenalnya dan gadis menyertainya cacat, dialah buta, tuli, dan lumpuh. Bagaimana itu bisa berkomunikasi nantinya? Tapi diap un ingat back dengan segigit apel yang telah dimakannya. Dan dia pun menyetujui untuk menikah menjangkau anak pemilik kebun apel itu buat mencari ridha atas apel apa sudah dimakannya."Baiklah pak, aku mau."Segera pernikahan pun dilaksanakan. Ke ijab kabul sang pemuda itupun dimasukkan kamar pengantin. Itu mengucapkan salam dan betapa kagetnya itu ketika dia dengar salamnya dibalas dari dalam kamarnya. Seketika itupun itu berlari temukan sang bapak pemilik apel yang sudah menjadi mertuanya."Ayahanda...siapakah wanita yang ada dalam kamar pengantinku? mengapa aku noël menemukan istriku?"Pak başı itu tersenyum dan menjawab. "Masuklah nak, menyertainya kamarmu dan apa di dalam sana adalah istimu."Pemuda akun itu tampak bingung. "Tapi ayahanda, bukankah istriku buta, tuli tapi kenapa dia bisa mendengarkan salamku?Bukankah dia bisu tapi kenapa itu bisa anck salamku?"Pak perilaku itu tersenyum lainnya dan menjelaskan. "Ya, memang itu buta, buta dari segala hal yang dilarang Allah. Dialah tuli, tuli dari hal-hal yang noël pantas didengarnya dan dilarang Allah. Dialah memang bisu, bisu dari hal apa sifatnya bertanding dan pelarangan Allah, dan dialah lumpuh, untuk tidak bisa ~ berjalan usai tempat-tempat yang maksiat."Pemuda itu just terdiam dan mengucap lirih: "Subhanallah....."Dan merekapun lives berbahagia dengan tercinta dari Allah.10. Zulaikha dan Yusuf As.Cinta Zulaikha kepada Yusuf As. Konon begitu dalam hingga Zulaikha undang cintanya kepada Yusuf terurai cintanya kepada Allah Swt. Berikut sedikit ulasan circa cinta merekaZulaikha adalah seorang puteri raja sebuah kerajaan di barat (Maghrib) negeri Mesir. Beliau seorang puteri yang viip menarik. Beliau bermimpi pertemuan seorang pemuda yang menarik rupa parasnya dengan peribadi apa amanah dan mulia. Zulaikha pun bang hati padanya. Kemudian beliau bermimpi lagi bertemu dengannya tetapi tidak tahu namanya.Kali berikutnya beliau bermimpi lagi, lelaki tersebut memperkenalkannya seperti Wazir kerajaan Mesir. Kecintaan dan kasih bayinya Zulaikha kepada pemuda tersebut terus berputik menjadi rindu dan rawan sehingga beliau menolak semua pinangan putera king yang lain. Usai bapanya mengetahui isihati puterinya, bapanya pun mengatur risikan nanti negeri Mesir sehingga mengasilkan majlis pernikahan dengan Wazir negri Mesir.Memandang Wazir tersebut atau al Aziz bagi kali pertama, hancur luluh dan kecewalah hati Zulaikha. Hatinya hampa dan amat terkejut, ndak wajah tersebut yang beliau temui di di dalam mimpi dahulu. Bagaimanapun ada suara ghaib berbisik padanya: “Benar, ini ~ no pujaan hati kamu. Tetapi hasrat kamu kepada populer kamu apa sebenarnya ini adalah tercapai melaluinya. Tidak kamu undg kepadanya. Mutiara kehormatan engkau sebagai perawan selamat bersama-sama dengannya.”Perlu diingat sejarah Mesir menyebut, Wazir diraja Mesir tersebut adalah seorang kasi, yang dikehendaki berkhidmat sepenuh masa kepada baginda raja. Oleh yang demikian Zulaikha terus bertekat karena terus taat kepada suaminya kerana ia percaya ia selamat bersamnya.Demikian masa berlalu, sehingga suatu hari al-Aziz membawa pulang Yusuf a.s. Yang dibelinya di pasar. Terlalu banyak lagi Zulaikha syok besar, itulah Yusuf a.s yang dikenalinya dalam mimpi. Tampan, menarik dan menawan.Sabda Nabi Saw. Yang diriwayatkan malalui Hammad dari Tsabit bin Anas memperjelasnya: "Yusuf dan ibunya telah diberi oleh Allah separuh kecantikan, kecantikan dunia."Kisah Zulaikha dan Yusuf catatan di di dalam Al Quran pada surah Yusuf ayat 21 sampai 36 dan ayat 51. Selepas ayat tersebut Al Quran noël menceritakan kelanjutan koneksi Zulaikha mencapai Yusuf a.s. Namun Ibn Katsir di dalam Tafsir surah Yusuf air liur bahwa Muhammad bin Ishak berkata bahawa kedudukan apa diberikan kepada Yusuf a.s oleh raja Mesir adalah kedudukan yang dulunya dimiliki oleh suami Zulaikha yang telah dipecat. Juga disebut-sebut bahwa Yusuf telah beristrikan Zulaikha sesudah suaminya meninggal dunia, dan diceritakan bahwa diatas suatu selagi berkatalah Yusuf kepada Zulaikha setelah ia dulu isterinya, “Tidakkah keadaan dan menghubung kita se¬karang ini lebih baik dari apa yang pernah engkau inginkan?”Zulaikha menjawab, “Janganlah engkau disalahkan aku, hai kekasihku, aku seperti wanita yang cantik, muda belia bersuamikan seorang pemuda apa berketerampilan dingin, menemuimu seperti pemuda yang tampan, kuat perkasa bertubuh indah, apakah salah bila aku bang cinta kepadamu dan lupa menjadi kedudukanku seperti wanita yang bersuami?”Dikisahkan bahwa Yusuf menikahi Zulaikha dalam keadaan gadis (perawan) dan dari perkawinan itu didapatkan dua orang putra: Ifraitsim bin Yusuf dan Misya bin Yusuf.sumber