*



Anda sedang menonton: Manfaat daun alpukat untuk kolesterol

*

*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*



Lihat lainnya: Pernah Kita Sama Sama Susah Iwan Fals, Belum Ada Judul Lyrics By Iwan Fals

*

*
Daun Alpukat memiliki kangandungan minyak atsiri, methylchavicol, d-d-pinene, paraffin, isorhamnetin, luteolin, rutin, quercetin dan apigenin.

reactora.net- MEDIA JAMU, nomor SATU. Siapa yang noël kenal menjangkau buah Alpukat? Buah yang rasanya enak ini sering dijadikan topping di dalam salad atau tape campur serta dikonsumsi, baik secara segera maupun diolah were jus. Selain enak, Alpukat also memiliki banyak nutrisi penting, penyimpangan satunya adalah lemak yang tinggi. Namun, jangan deviasi sangka dulu. Meskipun Alpukat tinggi lemak, tetapi lemak apa terdapat dalam Alpukat adalah lemak sehat apa justru dapat menurunkan kadar kolesterol. Alpukat yang memiliki nama latin Persea americana Mill. merupakan sanose tinggi ± 10 m, berkayu, bulat, bercabang berwarna coklat kotor. Lembaran tunggal bulat telur, berwarna hijau, bertangkai letak tersebar, ujung dan pangkal runcing, berbulu, liong 10-20 cm, besar 3-10 cm. Bunga majemuk, bentuk malai, tumbuh diujung ranting, mahkota berambut, putih kekuningan. Buah buni lingkaran telur, 5-20 cm, berbintikbintik ataukah gundul, daging buah bila sudah memasak lunak, keping benih coklat kemerahan. Mengakar tunggang bulat berwarna coklat.

Daun Alpukat involves minyak atsiri 0.5%, dengan methylchavicol, d-d-pinene dan paraffin, isorhamnetin, luteolin, rutin, quercetin dan apigenin. Benih mengandung saponin, tannin, flavonoid dan alkaloid.Menurut uji praklinik memengaruhi hipolipidemia P. Americana dilakukan pada mouse hiperkolestrolemia mencapai berbagai dosis petikan metanol-air biji P. Americana menurunkan kadar TC, TG, LDLC and VLDLC dan curam HDLC secara bermakna. Sedangkan secara uji klinik pada suatu studi, 2 kelompok perempuan dialokasi secara random untuk mendapat diet P. Americana, apa lain diet tinggi karbohidrat kompleks. Ke 3 minggu, diet P. Americana menurunkan kadar kolesterol berbisa 8.2% dari baseline, sedangkan penurunan di atas karbohidrat kompleks yaitu 4.9% (tidak bermakna). Dosis penggunaan: 2 x 2 kapsul (250 mg petikan daun)/hari. (Sumber: Formularium Obat Herbal nguyên Indonesia, Peraturan Menteri kesehatan Republik Indonesia, halaman 18-20). Redaksi reactora.net