reactora.net, Jakarta Kementerian Perhubungan, melalui Direktorat gen Perhubungan Udara, mengeluarkan petunjuk perjalanan transportasi udara terbaru lagi. Kali ini, penumpang pesawat untuk penerbangan luarnya Jawa dan Bali bisa benefit hasil menguji Antigen, noël harus PCR.

Anda sedang menonton: Syarat penerbangan keluar bali terbaru

Aturan terbaru tersebut tertuang batin Surat Edaran (SE) menteri Perhubungan nomor 93 lima 2021.


Aturan ini merupakan perubahan atas SE nomor SE 88/2021 kyung Petunjuk Pelaksanaan perjalanan Orang dalam Negeri dengan Transportasi Udara di atas Masa pandemi Covid-19.

Penerbitan SE baru tersebut mengacu diatas Addendum senin SE Satuan tugas (Satgas) penanganan Covid-19 nomor 21/2021.

"SE baru ini berlaku efektif start 28 Oktober 2021," ucap Direktur jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan, Novie Riyanto di atas Kamis (28/10) di Jakarta.

SE terbaru arrange syarat penerbangan di di dalam Jawa-Bali serta dari dan usai Jawa-Bali mencapai ketentuan, pertama, wajib demo kartu vaksin (minimal dosis pertama). Kedua, demonstrasi keterangan negatif RT-PCR (sampel maksimal 3x24 jam), sebelum keberangkatan.

Adapun penerbangan antar daerah di luar Jawa dan Bali, calon pelaku perjalanan disyaratkan, pertama, wajib menunjukkan kartu vaksin (minimal dosis pertama). Kedua, unjuk hasil negatif RT-PCR (sampel maksimal 3x24 jam) atau hasil negatif RT-antigen (sampel maksimal 1x24 jam), sebelum keberangkatan.

Novie menuturkan, penerbitan policy baru ini tetap batin upaya menghindari terjadinya penyebaran dan muka penularan COVID-19. "Jadi tujuannya karena melindungi kita segenap dari paparan COVID-19. Walaupun begitu, ada pengecualian karena kewajiban menunjukkan kartu vaksin mencapai ketentuan yang masih merujuk diatas SE 88/2021," ujarnya.

Pengecualian pertama, buat pelaku bepergian dengan usia di bawah 12 tahun. Kedua, bagi yang memiliki kapak kesehatan spesialisasi dengan tuntutan wajib melampirkan surat keterangan tutur dari rumah sakit pemerintah, yang menyatakan bersangkutan belum dan/atau noël dapat disusul vaksinasi Covid-19.

Ketiga, angkutan udara perintis dan penerbangan angkutan udara di quenn 3TP (tertinggal, terdepan, terluar dan perbatasan), yang pelaksanaannya disesuaikan menjangkau kondisi quenn masing-masing.

 

** #IngatPesanIbu 

Pakai Masker, Cuci memanggang Pakai Sabun, Jaga jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua


Antrean panjang terlihat di layanan fasilitas health Bandara Soekarno-Hata. Kebanyakan yang mengantre adalah mereka apa akan bepergian nanti Bali, dan diperlukan tes quick antigen atau swab pcr.


*

Dirjen Novie menuturkan, di ~ pengecualian pertama, anak-anak yang berusia bawah 12 tahun, harus didampingi orang basi atau keluarga.

"Pembuktiannya dengan demonstrasi kartu familic (KK), serta memenuhi persyaratan test Covid-19 sebagaimana ketentuan wilayahnya,” ujarnya.

Selama pemberlakuan SE terbaru tersebut, kata Novie, tampungnya penumpang untuk pesawat udara berlorong tunggal (narrow body aircraft) dan pesawat riak lebar/lorong ganda (wide tubuh manusia aircraft), dapat lebih dari 70 persen tampungnya angkut (load factor). "Hanya saja, penyelenggara angkutan udara militer wajib menyediakan tiga baris kursi, yang diperuntukkan seperti area karantina bagi penumpang yang terindikasi kebenaran Covid-19", tutur Dirjen Novie.

Adapun volume terminal bandara ditetapkan paling banyak 70 persen dari jumlah penumpang waktu hidup (PWS) diatas masa normal.

Lihat lainnya: Cara Instal Windows 7 Di Laptop Asus X452E Sebelum Instal, Cara Masuk Bios Laptop Asus X452E Sebelum Instal

“Kami terus mengimbau kepada sosial para pengguna jasa penerbangan dan tambahan kepada operator sarana dan infrastruktur penerbangan, agar tetap mengolah protokol kesehatan dengan ketat. Mari itupenggunaan bersama-sama mencegah penyebaran Covid-19,” kedelapan Dirjen Novie.